SEIRING bertambahnya usia, kelenturan tubuh akan berkurang dan beresiko lebih mudah cidera. Gaya hidup yang serba cepat dapat membuat tubuh usang dan rusak. Sementara sikap tubuh yang tidak benar, akan mengencangkan ikat sendi dan persendian yang akan mengarah pada pernafasan yang lemah, sakit kepala, dan sakit punggung. Selain itu, adanya rasa was-was dan khawatir  merusak sistem tubuh dengan penyakit yang disebabkan oleh emosi.

yogaInstruktur senam dari Panacea Clinic Balikpapan Sri Dewi Anreli mengatakan, latihan gerak  dan postur dalam senam yoga merupakan bentuk latihan peregangan (stretching) yang baik untuk melenturkan tubuh.

”Pada dasarnya, ini berfungsi menyalurkan oksigen ke seluruh bagian otot agar pemulihan akibat ketegangan aktivitas tubuh yang keras berlangsung dengan cepat. Disamping itu, juga berperan untuk merelaksasikan otot yang stress, dan meningkatkan performa postur dengan lebih baik, maupun saat atau sesudah melakukan olahraga lainnya,” terang wanita yang akrab disapa Dewi itu.
Dijelaskan, asanas atau istilah umumnya adalah gerakan senam yoga yang diikuti dengan teknik pernafasannya, bekerja membersihkan dan menstimulir tubuh dengan segala cara, memperbaiki dan mengatur metabolisme, menstimulir peredaran darah, memperbaiki pencernaan, menambah energi, meremajakan organ dan sistem tubuh, dengan demikian pelaku senam yoga akan selalu merasa muda dan kelihatan awet muda dalam usia berapapun.
Mengapa senam dan pernafasan yoga berbeda dari jenis olahraga lainnya? Menurut Dewi, hal ini karena senam yoga sendiri dilakukan dengan sikap yang nyaman. Berbeda dengan olahraga keras pada umumnya, yang dilakukan dengan gerakan menghentak, lebih banyak untuk mengembangkan otot, gerakan meregang dan kontraksi kuat yang dilakukan dengan cepat secara bergantian.
”Senam dan pernafasan yoga (asanas), adalah kebalikan dari berbagai jenis olahraga keras, sistem kerjanya melibatkan kontraksi otot tertentu, dipertahankan dalam jangka waktu tertentu, dan diikuti oleh perasaan yang rileks,” beber ibu satu putra ini.
Setelah melakukan gerakan asanas cukup lama, lanjutnya, maka sekelompok otot akan mengutub dan membuatnya menjadi rileks. ”Dengan kata lain, melalui asanas yoga, kita akan mendapatkan secara alami apa yang tidak pernah diberikan oleh obat-obatan secara natural yakni membuat rileks otot tertentu, terbatas pada sekelompok otot saja tanpa melibatkan sistem otot tubuh keseluruhannya,” tambahnya.
Dipaparkan, rileksasi yang sempurna dari gerakan asanas yoga dan pernafasannya yang penuh meditatif, tutrunya, juga berperan menyangkut penghematan energi yang dapat diarahkan ke dalam untuk meningkatkan pikiran pada tingkat kesadaran yang paling tinggi, atau yang disebut dengan tingkat peak experience, yaitu suatu pengalaman spiritual mengenai perasaan dan sensasi yang mendalam secara psikologis dan fisiologis.
Peak experience adalah suatu keadaan dimana seseorang akan mengalami keajaiban, rasa terpesona, perasaan bahagia yang luar biasa, seperti pengalaman keilahian yang mendalam terhadap tubuh dan dirinya sendiri. Setiap individu akan mengalaminya dengan sensasi yang berbeda tergantung pada konsistensinya dalam melaksanakan proses tersebut,” ungkapnya.
sumber : kaltim pos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − 14 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.