TUBUH ETERIK (TUBUH ASTRAL/TUBUH BIOPLASMIK/TUBUH ENERGI)

Merupakan tubuh energi bercahaya, tidak dapat diraba dan merasuk kedalam tubuh fisik serta memancar keluar setebal 4 – 5 inci (sekitar 10 – 12,5 cm), dan dikenal juga sebagai Aura Dalam.

Tubuh Eterik merupakan pola tubuh fisik, oleh sebab itu bentuknya juga mengikuti bentuk tubuh fisik sehingga tubuh tsb disebut juga sebagai kembaran eterik atau eterik ganda.

Body-Layers-Open-Heart

Bio berarti Hidup.

Plasma adalah Unsur ke 4 sesudah padat, cair dan gas yaitu gas yang terionisasi sempurna atau gas yang mengandung partikel positif dan negatif (berbeda dengan pengertian plasma darah yang dikenal dalam ilmu kesehatan).

Tubuh Bioplasmik mengandung arti sebagai tubuh energi yang hidup yang terbentuk dari bahan halus yang tidak tampak  atau bahan eterik.

Eterik = Kata Eterik dipergunakan untuk Energi Halus secara umum.

Eter = Unsur sangat halus yang memenuhi lapisan teratas ruang angkasa.

Tugas Tubuh Eterik (Tubuh Astral / Tubuh Bioplasmik / Tubuh Energi) :

  1. Sebagai jembatan untuk menyalurkan gelombang pikiran dan perasaan dari bahan eterik / astral yang sangat halus ke bahan fisik yang lebih padat dan tampak oleh mata.

Tanpa tubuh eterik, Ego (Pribadi Tinggi) manusia tidak mungkin menggunakan sel-sel otaknya.

  1. Menyerap Energi Spiritual (Aura, Shakta & Shakti) dan Energi Material (Bumi, Air, Angin & Matahari) dari alam semesta untuk kemudian mendistribusikannya keseluruh bagian tubuh fisik.

Fungsi tsb dilakukan melalui simpul energi atau pusat energi yang dikenal dengan nama “Chakra” (bahasa Sansekerta) yang berarti roda atau lingkaran. Chakra juga merupakan titik penghubung yang mengalirkan energi dari lapisan tubuh seseorang  ke lapisan tubuh lainnya.

Energi Material merupakan energi yang terdiri atas 4 (Empat) Unsur Alam Semesta  yakni Unsur Bumi, Air, Angin dan Matahari). = Energi Alam Semesta = Energi Vital = Energi Chi = Energi Prana

Untuk keperluan distribusi Energi tsb tubuh eterik (tubuh astral / tubuh bioplasmik / Tubuh Energi) dilengkapi dengan saluran eterik (bioplasmik) yang disebut Nadi / Nadis atau Meridian dengan fungsi sebagai saluran Energi.

Dari sekian banyak Nadi (Meridian) terdapat 3 (tiga) jenis Nadi yang sangat penting yaitu Sushumna, Ida dan Pingala. Secara waskita, Nadi – Nadi tsb dapat dilihat menyerupai benang – benang cahaya yang bertebaran di seluruh tubuh.

Pada tubuh fisik disebut pembuluh darah dengan fungsi sebagai saluran darah dalam tubuh fisik.

Nadi Sushumna mengalir ditengah lubang silinder dari tulang belakang (vertebral column). Energi yang melalui Sushumna berwarna biru terang.

Pada PRIA Nadi Ida bermula dari titik di ujung tulang belakang disebelah kiri Sushumna sedangkan pada WANITA keadaan itu menjadi terbalik.

Ketiga Nadi berakhir di Medulla Oblongata.

Nadi Ida bersifat dingin (Yin, Feminim atau Energi Bulan) dan energinya berwarna merah tua.

Nadi Pingala bersifat panas (Yang, Maskulin atau Energi Matahari) dan energinya berwarna kuning.

 Lapisan Tubuh Manusia :

Manusia mempunyai 7 (tujuh) lapisan tubuh yaitu sbb :

1. Tubuh Fisik (Tubuh yang paling padat sebagai tubuh yang paling nyata).

2. Tubuh Emosi (Merupakan pusat penyimpanan emosi).

3. Tubuh Mental (Pada tubuh ini manusia mulai berpikir, belajar & mencipta).

4. Tubuh Intuisi (Tubuh Budha / Merupakan penyeimbang antara alam duniawi dengan alam spiritual).

5. Tubuh Atma (Pusat Karisma).

6. Tubuh Modad (Tubuh Cahaya / Tempat ke aku-an).

7. Tubuh Ilahi (Tempat kesadaran kosmos dan kedekatan dengan Tuhan)

 Tubuh Fisik tsb diatas mempunyai kembaran tubuh dalam bentuk energi murni yaitu Tubuh Eterik yang disebut juga sebagai Kembaran Eterik.

Dalam menghitung 7 lapisan tubuh manusia tsb tubuh fisik ataupun kembaran eteriknya hanya dihitung salah satunya saja yaitu Tubuh Fisik.

Tubuh fisik merupakan lapisan tubuh yang padat sehingga dapat dilihat dengan mata biasa, sedangkan lapisan tubuh yang lainnya dalam bentuk tubuh energi yang tidak dapat dilihat dengan mata biasa.

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia pada umumnya hanya mengutamakan beberapa tubuh saja, yaitu tubuh fisik, tubuh emosi dan tubuh mental. Ketiga lapisan tubuh tsb disebut sebagai Tubuh Duniawi. Sedangkan kempat lapisan tubuh lainnya yaitu tubuh Intuisi, Tubuh Atma, Tubuh Monad dan Tubuh Ilahi disebut sebagai Tubuh Spiritual. Seluruh lapisan tubuh harus dikembangkan dengan baik dan seimbang untuk mendapatkan peningkatan spiritual.

 Dengan terciptanya Fotografi Kirlian, kini ilmu pengetahuan telah mampu membuktikan secara ilmiah keberadaan Tubuh Eterik ataupun Tubuh Energi (Energi Halus) tsb dapat difoto dengan jelas baik warna dan bentuk dari energi tsb.

 Aura Tubuh Manusia (Human Energy Field) :

Newton adalah seorang Ahli Fisika yang pertama kali memperkenalkan teori-teori tentang atom, neutron, proton dan elektron.

Menurut ilmu pengetahuan tsb, setiap materi atau benda terdiri dari partikel-partikel kecil yang disebut atom. Atom terdiri dari elektron-elektron yang bermuatan negatif dan proton-proton yang bermuatan positif. Proton dan elektron tsb adalah getaran listrik dan magnet. Proton bergerak di sekeliling inti, sedangkan elektron bergerak mengelilingi proton.

Lapangan tempat atom bergerak disebut lapangan energi atau medan energi (energy field) dan lapangan energi tsb memancarkan cahaya.

Jadi, setiap materi yang terdiri dari atom mempunyai lapangan energi bercahaya yang mengelilinginya. Lapangan energi bercahaya tsb disebut Aura. Dengan perkataan lain, Aura adalah lapangan energi bercahaya yang mengelilingi setiap materi.

 Pada tubuh manusia Aura disebut juga Human Energy Field. Aura  tsb mengelilingi dan mengikuti bentuk tubuh fisik yang selanjutnya membentuk lapisan-lapisan pelindung dengan jumlah yang cukup banyak. Pada setiap orang, lapisan Aura berbentuk seperti elips atau bulat telur.

 Walaupun Aura terdiri atas lapisan pelindung yang jumlahnya cukup banyak namun secara umum dapat digolongkan menjadi 3 (tiga) bagian, yaitu :

  1. Aura Dalam : memiliki ketebalan 4 – 5 inci (sekitar 10 – 12,5 cm).
  2. Aura Kesehatan : memiliki ketebalan sekitar 60 cm.
  3. Aura Luar : terpancar sekitar 1 meter dari tubuh fisik.

 Rata-rata ketebalan Aura pada kebanyakan orang sekitar 1 – 2 meter dan ada juga yang lebih dari 2 meter. Ketebalan Aura biasanya menunjukkan dan sekaligus dipengaruhi oleh kualitas hidup seseorang (kualitas hidup jasmani dan rohani) yang meliputi faktor tingkat kesehatan, daya pikir, sifat emosional, sifat mental dan tingkat spiritualitas seseorang.

Setiap Aura mengandung dan memiliki medan bunyi, magnit, listrik, cahaya dan juga warna tetapi kekuatan dan intensitasnya berbeda pada tiap-tiap orang.

Para orang suci atau para guru suci atau seseorang yang tingkat spiritualnya cukup tinggi digambarkan dengan lingkaran cahaya yang berwarna putih perak atau kuning keemasan atau “halo” di sekeliling kepalanya

Fungsi Aura adalah melindungi tubuh fisik dari energi negatif  atau energi berpenyakit (bakteri, kuman dan lain lain) yang berasal dari luar tubuh.

MENGENAL BERMACAM-MACAM CHAKRA :

Chakra berasal dari bahasa sanskerta yang berarti roda (lingkaran).

Chakra yang ada ditubuh manusia berbentuk seperti roda berputar dan seperti bunga teratai yang berkembang.

Chakra adalah simpul energi atau pusat energi yang merupakan suatu titik pembangkit energi spiritual (Aura, Shakta dan Shakti) dan energi material 4 unsur alam semesta (unsur Bumi, Air, Angin dan Matahari) yang ada pada tubuh manusia.

Jumlah seluruh Chakra di dalam tubuh manusia ada 365 Chakra, yang menurut ukuran dan fungsinya dikelompokkan menjadi 3 (tiga) jenis / kelompok yaitu Chakra Utama, Chakra Penghubung dan Chakra Jasad.

CHAKRA UTAMA ( 7 Chakra ):

1. Chakra Mooladhara                    : Chakra Dasar.

2. Chakra Svadhistana                   : Chakra Seks / Chakra Alat Vital / Kelamin.

3. Chakra Manipura                        : Chakra Pusar / Chakra Nabhi.

4. Chakra Anahata                          : Chakra Jantung.

5. Chakra Visudhi                            : Chakra Tenggorokan.

6. Chakra Ajna                                 : Chakra Mata Ketiga / Chakra Agni.

7. Chakra Sahasrara                       : Chakra Mahkota.

Cakra MAHAYOGA

CHAKRA PENGHUBUNG ( 6 Chakra ) :

1. Simpul Brahmanadis                : Antara C. Mooladhara & C. Svadhistana.

2. Chakra Ananda Rudras           : Antara C. Svadhistana & C. Manipura.

  (Tantien – 2 Jari dibawah C.Manipura).

3. Chakra Ananda Anahat’           : Antara C. Manipura & C. Anahata.

  (Chakra Solar Flexus / Chakra Pankreas).

4. Chakra Ananda Visudhi          : Antara C. Anahata & C. Visudhi.

5. Chakra Ananda Shiva               : Antara C. Visudhi & C. Ajna.

6. Chakra Lalna                               : Antara C. Ajna & C. Sahasrara.

  (Chakra Dahi).

CHAKRA JASAD terdiri dari :

  1. 1.    Chakra Persendian Tubuh

=> berada pada seluruh persendian tubuh.

  1. 2.    Chakra Organ Tubuh

=> terdapat pada bagian-bagian organ tubuh terutama pada area 7 Chakra Utama dan 6 Chakra Penghubung

  1. 3.    Chakra Minor

=> terletak di telapak tangan dan telapak kaki.

  1. 4.    Chakra Laser

=> terletak pada ujung jari tangan dan jari kaki.